Ripping the Penguin

Saturday, October 31, 2009

Beresin Usplash yang nggak berfungsi

Notebook bos mendadak di kirim ke ruangan gue. Nggak ada yang aneh sih. Ternyata dia nggak terima gara-gara proses booting Ubuntu 9.04 muncul text. Rupanya booting graphicnya nggak berfungsi. Nggak jelas awalnya gemana, tapi dia mau proses booting ke GUI lagi.

Problemnya di Usplash. Abis booting dengan serentetan text, setelah itu muncul menu login Gnome (GDM). Jadi sebenernya bukan problem yang gede. Cuman namanya user baru, maunya booting Ubuntu harus pake GUI semua. OK lah. Gue coba beresin hal ini.

Setelah obok-obok internet, ternyata hal ini nggak rumit diselesaikan. Coba ikutin aja cara ini:
  1. Pastikan Ubuntu telah terupdate dengan baek.
  2. Lakukan ini di terminal:

    sudo blkid

  3. Cek isi file /etc/fstab dan pastikan "swap" menggunakan UUID yang sama dari hasil no.2 di atas.
  4. Cek isi files /etc/initramfs-tools/conf.d/resume dan pastikan menggunakan UUID yang sama dari hasil no.2 di atas.
  5. Update initrd.img file dengan cara:

    sudo update-initramfs -u

  6. Terakhir restart Ubuntu untuk tau hasilnya.
Goodluck, pren

Saturday, September 19, 2009

Happy Iedul Fitri 1430H

Faith makes all things possible. Hope makes all things work. Love makes all things beautiful. May you have all of the three. Happy Iedul Fitri 1430H. Mohon maaf lahir & batin yah semuanya ...

Tuesday, September 8, 2009

Change password via web

Setelah kirim ke semua user tentang keharusan ganti password setiap 100 hari dan juga cara ganti password di Linux client maupun di Windows client (join domain), muncul beberapa komplain. Pengguna notebook yang umumnya menggunakan Windows tidak bisa melakukan pergantian password. Hal ini dikarenakan Windows OS tidak join di domain Samba.

Selain hal itu, pengguna notebook (karena tidak join domain) tidak akan mendapatkan menu pergantian password secara otomatis. Tapi mereka bisa menikmati reminder via email kalo passwordnya mau expired. Cek artikel gue sebelum ini.

Waktunya obok-obok internet. Akhirnya dapat solusi yang paling mudah. Yaitu pergantian  password via web. Dan gue bisa nemukan webldappasswd untuk keperluan ini. Program yang simple banget tuh. Dan emang mungil juga ukurannya.

Cukup install apache dan php5 di server tempat LDAP server berada. Extract file webldappasswd_20060329.tar.gz ke dalam directory /var/www. Selanjutnya edit file ldap.php dan rubah 2 parameternya:

$ldapPasswd    = '/usr/bin/ldappasswd';
$ldapFullUsername = "uid=$userLogin,ou=Users,dc=mydomain,dc=com";

Yang belon ada file "/usr/bin/ldappasswd", silakan install paket ldap-utils dari repo. Selanjutnya tinggal arahin browser ke alamat:

http://myldap.mydomain.com/webldappasswd

Sekarang semua client bisa ganti password dengan leluasa.


Monday, August 31, 2009

Password reminder

Gue mau menerapkan rutinitas ganti password. Dan ini penting di network gue. Karena sebelumnya dengan netware server, semua user diberi blank password. Dan bertahun-tahun nggak pernah diganti. Aneh kan? Tapi itulah yang terjadi. Dan itu kecurigaan gue kenapa mail server lama pernah di obok2 orang dari internet.

User akan langsung menikmati proses pergantian password. Setiap 100 hari, baek client Windows maupun Linux akan langsung disodorin proses ganti password. Dan ini nggak jadi masalah.

Problemnya user suka lupa saja. Setelah weekend atau beberapa libur dari kerja, ternyata accountnya udah nggak bisa dipake lagi. Alias sudah non aktif karena lupa ganti password. Dan seperti biasa mereka akan lapor ke MIS untuk bantu di resetin password.

Dari beberapa solusi bagus, akhirnya gue pilih password reminder. Sekitar 28 hari sebelum passwordnya expired, email peringatan akan langsung terkirim ke mailbox mereka. Dan ini lebih gampang ngeceknya. Karena kita sebagai admin juga dapat list user yang passwordnya bakal expire atau udah expire setiap minggunya.

Cukup gunakan software passwd_exp untuk melakukannya. Karena mail server udah tersambung ke LDAP server, akhirnya gue install di mail server. Tinggal compile dan install "Text-Tokenizer" dari website yang sama, lalu compile dan install "passwd_exp" juga.

tar zxvf Text-Tokenizer-0.4.2.tar.gz
cd Text-Tokenizer-0.4.2
perl Makefile.PL
make
make test
make install

tar zxvf passwd_exp-1.2.10.tar.gz
cd passwd_exp-1.2.10
./configure
make
make install


Software ini langsung menginstall scheduler di cron. Secara harian akan check password yang hampir expired (minimal 28 hari sebelumnya). Dan mingguan akan check semua user dan listnya dikirim ke administrator. Configure aja di passwd_exp.conf.

/usr/local/etc/passwd_exp/passwd_exp.conf:
module                = shadow.linux
module opt[getent]    = 1
module opt[host]      = myserver.mydomain.com
module opt[shell]     = 1
module opt[uid_min]   = 30000
module opt[uid_max]   = 40000


Untuk check manually di console, cukup lakukan perintah ini:

# passwd_exp -l



Wednesday, August 19, 2009

Netbook Acer Aspire 1810T

Anaknya si bos mendadak hari ini bawa barang baru. Saat gue lagi sibuk-sibuknya nyiapin audit salah satu buyer gede. Tanpa babibu langsung minta Vistanya diresize dan sebagaian besar harddisknya harus pake Ubuntu. Alasannya simple aja. Untuk download movie dari internet. Kalo pake Linux, kan nggak ribet sama virusnya.

Ini barang baru. Sepertinya Acer baru launch bulan kemaren. Jadi tentunya agak ribet juga. Pasti banyak kendala. Itulah sebabnya gue minta diundur 1 minggu. Karena proses audit harus gue perhatiin. Tapi gitu deh. Karena anaknya bos, masih juga bersikeran harus kelar hari itu juga. Duh :-(

Antara notebook or netbook, bener-bener nggak jelas. Tapi yang gue baca lebih banyak disebut netbook. Mungkin karena nggak pake CD/DVD drive kalee. Jadi gue coba install Ubuntu Netbook Remix (UNR) 9.01 aja.

Installasi

Pake USB flashdrive 1GB tentunya. Cukup install software USB Image Writer (usb-imagewriter) yang ada di repo Jaunty. Ato bisa juga diambil dr sini:

https://launchpad.net/~ogra/+archive/ppa

Kalo pake cara traditional, bisa juga. Nggak perlu software tadi:

unmount /dev/sdb1
dd if=/home/lutfi/Download/iso/ubuntu/Ubuntu-9.04/ubuntu-9.04-netbook-remix-i386.img of=/dev/sdb1 bs=1M


Pastiin netbook booting dari USB. Berikutnya UNR akan muncul dan siap install. Nggak bedalah ama install Ubuntu LiveCD. Dan proses installnya jalan mulus. Nggak ada masalah.

Booting

Proses booting pertama kali tanpa USB, macet di jalan. Sepertinya error ada masalah sama harddisk. Jadi kemungkinan besar problem driver dr SATA controlernya. Karena susah dapet info dari internet tentang netbook model ini, ya akhirnya check lebih jauh netbook Acer model-model laennya. Akhirnya ketemu juga.

Tambahkan parameter ini di kernel untuk booting:

libata.noacpi=1

Kalo nggak tau caranya, coba booting lagi pake USB tadi, mount harddisk netboot ke /mnt dan edit menu grubnya. Tambahkan parameter itu di file /mnt/boot/grub/menu.lst pada 2 baris ini:

# defoptions=quiet splash
# altoptions=(recovery mode) single

Rubahlah jadi seperti ini:

# defoptions=quiet splash libata.noacpi=1
# altoptions=(recovery mode) single libata.noacpi=1

Simpan dan akhiri dengan:

chroot /mnt
sudo update-grub


Setelah restart dan booting dari harddisk netbook, problem tadi udah hilang.

LAN

Pertama kali, gue pilih menu recovery. Jadi masuk ke prompt saja. Masalah baru muncul karena NIC nggak terdeteksi. Wireless sih OK. Buktinya di LiveCD normal. Tapi rupanya NIC nggak langsung online. Jadi gue harus beresin yang ini dulu.

Berikut ini hasil lspci dan lsusb:
<font face="Courier New">$ lspci 
00:00.0 Host bridge: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset Memory
Controller Hub (rev 07)
00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 4 Series
Chipset Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:02.1 Display controller: Intel Corporation Mobile 4 Series Chipset
Integrated Graphics Controller (rev 07)
00:1a.0 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI
Controller #4 (rev 03)
00:1a.7 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB2 EHCI
Controller #2 (rev 03)
00:1b.0 Audio device: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) HD Audio
Controller (rev 03)
00:1c.0 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port
1 (rev 03)
00:1c.3 PCI bridge: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) PCI Express Port
4 (rev 03)
00:1d.0 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI
Controller #1 (rev 03)
00:1d.1 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI
Controller #2 (rev 03)
00:1d.2 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB UHCI
Controller #3 (rev 03)
00:1d.7 USB Controller: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) USB2 EHCI
Controller #1 (rev 03)
00:1e.0 PCI bridge: Intel Corporation 82801 Mobile PCI Bridge (rev 93)
00:1f.0 ISA bridge: Intel Corporation ICH9M-E LPC Interface Controller (rev
03)
00:1f.2 SATA controller: Intel Corporation ICH9M/M-E SATA AHCI Controller
(rev 03)
00:1f.3 SMBus: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) SMBus Controller (rev
03)
01:00.0 Ethernet controller: Attansic Technology Corp. Device 1063 (rev c0)
02:00.0 Network controller: Intel Corporation Wireless WiFi Link 5100

$ lsusb
Bus 002 Device 002: ID 04f2:b175 Chicony Electronics Co., Ltd
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 006 Device 002: ID 0a5c:2151 Broadcom Corp.
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 002: ID 1b1a:0000
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub</font>
Setelah googling tentang "Ethernet controller: Attansic Technology Corp", driver bisa didownload dari:

http://partner.atheros.com/Drivers.aspx

Pilih "R81Family Linux Driver". Setelah salin ke /usr/local/src. Install pake ini:

cd /usr/local/src
tar zxvf AR81Family-linux-v1.0.0.10.tar.gz
make
make install


Reboot lagi dan pilih recovery mode lagi. Sekarang NIC dan berfungsi.

GUI

Berikutnya muncul masalah GUI. Muncul GDM, tapi nggak bisa login. Setelah cari di Internet, sepertinya ini masalah driver VGA Intel. Jadi gue reboot lagi, dan masuk recovery mode. Well... VGA driver Intel di Jaunty emang bermasalah. Jadi versi updatenya akan lebih bagus digunakan. Bisa dicoba link ini:

http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1130582

Rupanya harus gunakan PPA yang ini:

https://launchpad.net/~ubuntu-x-swat/+archive/x-updates/

Setelah dapat update VGA driver Intel terbaru dan update semua package, sehabis booting langsung bisa menikmati desktop UNR.

Laen-laen

Karena nggak terlalu fokus, gue cek sepintas aja. Webcam langsung OK. Card reader juga OK. Wireless OK. Compiz + Emerald juga OK.

Goodluck, pren