23 Desember 2009

Firestarter dan openVPN client

Notebook gue pake firewall instant. Tentunya pake Firestarter aja. Tinggal klik klik klik udah ready secure firewall untuk personal. Dan langsung ready di gunakan. Keren bukan? Sapa bilang linux susah??? :-D

Sekarang giliran VPN-nya. Karena kebutuhan personal jadi meninggi, gue pake ADSL. Lumayan kenceng. Tapi ente tau sendiri deh. Kerjaan di network terpisah, tentu jadi ribet. Terutama kalo mau mengakses client dan server internal office nggak semudah dulu. Sekarang notebook gue di luar network office. Jadi VPN sangat menunjang banget.

Setelah setting openVPN di network-manager, dan berhasil koneksi ke VPN server office. Rupanya nggak ada hasil real. Bener koneksi, tapi ping ke server office nggak berhasil. Ternyata Firestarter belum ndukung VPN client. Komunikasi VPN-nya jadi ditolak. Setelah cek sana-sini, akhirnya nemu solusi simple aja.

Nggak perlu rubah setting GUI di Firestarter. Cukup jalankan ini saja:

sudo echo "iptables -A INPUT -i tun+ -j ACCEPT" >> /etc/firestarter/user-post
sudo echo "iptables -A OUTPUT -o tun+ -j ACCEPT" >> /etc/firestarter/user-post


Lalu restart service Firestarter:

sudo service firestarter restart


Coba lagi udah ok sekarang.


7 komentar:

Information Technology Blog mengatakan...

great post. thank for share. I really need something like this.

and dont forget to pay a visit here

Teguh mengatakan...

salam mas,great post, saya pake openvpnAS mas buat kantor, diatas ubuntu 9.10, dan jalan sangat normal, istall konfigure, lupain :P .. tapi ya tetep di tengko sekali-kali...udah ada4 server yang saya install linux..

Lutfi mengatakan...

Hi Teguh. Gue nggak ngerti apa maksudnya di tengko yah? :-D

Teguh mengatakan...

ditengok (di liat),, ga pake openvpnserver dedicated sendiri mas?

Lutfi mengatakan...

Disini nggak pake dedicated vpn server. Cukup openvpn dr ubuntu LTS pasang di gateway. Tambah webbase interfacenya. Ready dipake untuk 15 client diluar office network.

Kalo byk user, mending versi byk lebih mudah administrasinya.

Teguh mengatakan...

di tempat saya, saya kasih dedicated server pake OpenVPN-AS, diatas ubuntu, karena yang mau konek untuk awal sekitar 10 orang (orang IT) dulu.
FYI, gerakan OSS di kantor mulai menggurita :), mulai banyak temen2 yang tertarik.

Lutfi mengatakan...

well... goodluck deh :-D